Jumat, 14 Oktober 2011

Ekperimen 3.1_ Perubahan Entalpi Reaksi


DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………………
Daftar Isi………………………………………………………...
        I.            Tujuan……………………………………………………...........
     II.            Alat dan Bahan…………………………………………….........
   III.            Cara Kerja…………………………………………………..........
  IV.            Hasil Percobaan…………………………………………............
    V.            Pembahasan/Perhitungan………………………………..........
  VI.            Kesimpulan dan Saran……………………………………........
VII.            Daftar Pustaka…………………………………………..............


I.                     Tujuan
Menentukan perubahan entalpi dari reaksi natrium hidroksida dan asam klorida yang menghasilkan satu Mol air sesuai dengan persamaan reaksi:
NaOH(aq) + HCl(aq)  -------->      NaCl(aq) + H2O(l)

II.                   Alat dan Bahan

1)      Gelas Plastik 250 mL                           (1 Buah)
2)      Gelas Ukur 100 mL                               (2 Buah)
3)      Termometer 0- 100 oC                         (1 Buah)
4)      Larutan NaOH 1 M                                (50 mL)
5)      Larutan HCl 1 M                                     (50 mL)

III.                 Cara Kerja

1)      Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, peralatan yang akan digunakan harus bersih.
2)      Masukan larutan NaOH dan HCl masing-masing kedalam gelas plastik. Ukurlah temperatur larutan NaOH dan HCL tersebut sebelum direaksikan. Termometer juga harus dibersihkan dan dikeringkan sebelum digunakan untuk mengukur temperatur larutan yang berbeda. Catatlah suhu mula-mula larutan tersebut.
3)      Setelah itu ukur massa larutan NaOH dan HCl tadi digelas ukur. masing-masing 25 mL
4)      Kemudian campurkan kedua larutan tersebut kedalam Kalorimeter.
5)      Larutan tersebut terus di aduk dan ukur temperatur nya sampai suhu nya tidak naik lagi.

IV.                Hasil Percobaan

a)      Temperatur larutan NaOH = 33˚C.
b)     Temperatur larutan HCl = 31˚C.
c)      Temperatur reaksi NaOH dan HCl (t2) = 36˚C.
d)     Volume NaOH = 50 ml.
e)      Volume HCl = 50 ml.
f)       Kalor jenis air = 4,2 J/g˚C.
g)     Massa jenis air = 1 g/ml.
Jadi,        ∆t = t2 – t1
∆t = 36˚C - 32˚C
∆t = 4˚C.
  V larutan = V NaOH + V HCl.
V larutan = 50 ml + 50 ml.
V larutan = 100 ml.
  V larutan = V air = 100 ml.
Maka, massa (m) = V larutan x massa jenis air
Massa (m) = 100 ml x 1 g/ml
Massa (m) = 100 gr.
  q = m x c x ∆t.
q = 100 gr x 4,2 J/g˚C x 4˚C.
q = 1.680 joule.
q = 1,68 Kj.
  q larutan + q reaksi = 0
q reaksi = -q larutan
q reaksi = -1,68 Kj.
Jadi,
*      ∆H = q reaksi.
∆H = -1,68 Kj.
Dengan kata lain, reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm.

V.                  Pembahasan/Perhitungan
        Dalam penerapan bab termokimia menentukan perubahan entalpi reaksi intralisasi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusyawarahkan, energi hanya dapat diubah dari bentuk satu kebentuk yang lainnya disini saya akan melakukan kegiatan menentukan perubahan entalpi larutan NaOH dengan larutan Hcl.
        Energi juga dapat mengurangi perpindahan dengan menggunakan alat kalori meter kita dapat mengukur perubahan kalor, kalor merupakan energi yang terjadi akibat perbedaan suhu.
        Kalor meter yang baik memiliki kapasitas kalor kecil artinya kalori tersebut benar-benar sebagai system yang terisolasasi.

VI.                Kesimpulan dan Saran

ü  Kesimpulan :    Perubahan entalpi reaksi yang di lepaskan atau diserap hanya bergantung kepada keadaan awal dan keadaan akhir. Semakin tinggi temperature reaksi makin cepat laju reaksinya.
Perubahan kalor pada suatu zat atau system di tentukan oleh perubhan suhu, masa  zat dan kalor jenis, kalor jenis adalah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram zat setinggi 1 k.
Dari percobaan tersebut dapat diperoleh besarnya perubahan entalpi reaksi (∆H reaksi) NaOH(aq) + HCl (aq) à NaCl(aq) + H2O (l) dengan massa 100 gr dan perubahan temperatur (∆t) = 4˚C adalah -1,68 Kj.
suhu nya naik yang berarti bahwa reaksi tersebut adalah reaksi eksoterm dan Suhu berpindah dari sistem ke lingkungan.

ü  Saran :  Sebaiknya sebelum memulai praktikum pastikan semua alat dalam keadaan bersih sebelum digunakan agar larutan tidak tercemar.Dan setelah termometer  digunakan untuk mengukur suhu, maka harus dicuci dengan air terlebih dahulu sebelum digunakan kembali.

VII.              DAFTAR PUSTAKA

ü Buku Cetak Kimia SMA kelas XI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar